ZMedia Purwodadi

Tengkorak Manusia Ditemukan di Kebun Sawit di Muara Enim, Diduga ODGJ

Daftar Isi

Gelumbang (Muara Enim), LubaiAktual com - Warga di Muara Enim, Sumatera Selatan, dihebohkan dengan ditemukannya tengkorak dan tulang belulang manusia di kebun sawit. Mayat yang belum diketahui identitasnya diduga ODGJ yang sudah lama tewas.

Dari informasi yang berhasil  dihimpun Lubai Aktual, kabar penemuan tengkorak berikut tulang belulang manusia itu sempat menghebohkan warga Desa Segayam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim.

Kapolsek Gelumbang AKP Robby Monodinata mengatakan peristiwa itu terjadi di sebuah pondok kebun sawit Dusun III, desa Segayam, Selasa (14/5/2024) sekira pukul 13.30 WIB.

"Benar, telah ditemukan sesosok tengkorak mayat Mr X bertempat di kebun sawit tersebut," tutur kapolsek Gelumbang, Rabu (15/5/2024).

Berdasarkan penyelidikan, kata dia, sebelum warga heboh penemuan itu, saksi bernama Eman yang hendak pergi ke kebun sawit milik bosnya, Azhar Pudin untuk membersihkan rumput lebih dulu melihat tengkorak tersebut pada Senin (13/5/2024) sekira pukul 18.30 WIB.

"Dikarenakan saksi Eman tak memiliki HP dan lokasi berada jauh dari permukiman warga, dia tidak melaporkannya ke pemilik kebun (Azhar). Keesokan paginya Azhar datang ke kebun dan barulah saksi Eman melaporkan kejadian penemuan mayat itu," katanya.

Selanjutnya, Azhar lalu melapor ke ketua RT setempat, Bambang dan dilanjutkan melapor ke warga lainnya, kades dan kepolisian, sehingga warga Segayam pun heboh. Tim Inafis kepolisian lalu mengevakuasi mayat itu ke RSUD untuk dilakukan tindakan medis kepolisian.

"Dari informasi itu anggota langsung bersama anggota langsung mendatangi dan olah TKP penemuan sesosok tengkorak mayat tanpa identitas tersebut," tambah dia.

"Setelah dievakuasi dan diperiksa di RSUD Gelumbang, pihak RS menerangkan bahwa mayat itu diduga laki-laki dalam kondisi jari-jari tangan ada sebagian, jari-jari kaki ada sebagian, kaki sebalah kiri terlipat ke atas, panggul terpisah, rambut masih panjang, kepala ada ikatan rambut dan pakaian," tukas Kapolsek.

Selain itu, di TKP polisi juga menemukan barang bukti yakni baju hoodie hitam terpakai di badan, sarung coklat, celana panjang training hitam, celana pendek abu-abu, celana pendek biru gelap, sepasang sandal, 2 sisir, 1 jam tangan rusak, botol dan panci.

"Sebelumnya belum ada laporan dari masyarakat Desa Segayam kepada pemerintah desa setempat maupun ke Polsek Gelumbang yang kehilangan anggota keluarga mereka. Dari kondisi mayat ditemukan pihak pemerintahan Desa Segayam dalam hal ini Kepala Desa Segayam Yulius tidak mengenali dari ciri ciri mayat mr X tersebut," imbuhnya.

Terkait isu liar menyebut mayat itu merupakan korban pembunuhan yang mayatnya sengaja dibuang di bawah pondok di TKP untuk menghilangkan jejak, Robby pun meluruskannya. Kata dia, berdasarkan keterangan warga yang kerap melihat korban, pria itu diduga merupakan ODGJ.

"Sejauh ini tidak ada mengarah ke situ (mayat diduga korban pembunuhan). Dari kondisi mayat serta pakaian yang ditemukan dan diperkirakan dari keadaan penemuan, mayat itu diduga merupakan ODGJ yang mengalami sakit atau kelaparan. Pada saat ditemukan kondisi mayat sudah dalam keadaan tersisa tulang belulang atau tengkorak dan kemungkinan telah lama meninggal dunia," pungkasnya. (*)