ZMedia Purwodadi

Nunggak Gaji Karyawan Tiga Bulan, PTP Mitra Ogan Terancam di Boikot Karyawan

Daftar Isi

Peninjauan (OKU), Lubai Aktual – Kesal lantaran tiga bulan belum gajian dan tidak adanya kejelasan tentang Tunjangan Hari Raya (THR), ratusan karyawan PTP Mitra Ogan di Desa Karang Dapo, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten OKU, melakukan aksi unjuk rasa di depan gerbang pabrik PT Mitra Ogan, Rabu (3/4/2024).

Dalam aksinya para karyawan berteriak menyatakan kekecewaannya.

“Selama ini kami sudah berjuang dan bekerja. Kami tidak bisa lembut, bila perlu kita bakar pabrik ini. Kami sudah sakit, gaji mereka besar, gaji kami cuma tiga juta tapi tiga bulan tidak gajian. Kami bukan ingin membeli baju tapi untuk membeli beras,” teriak pendemo.

Para karyawan menuntut direksi PTP Mitra Ogan dan RNI Group untuk segera membayar gaji dan THR mereka.

“Kami tidak akan berhenti menuntut hak kami, kami minta gaji dan THR dibayarkan, anak istri kami mau makan apa lebaran ini,” keluh mereka.

Hadi Yamin, seorang karyawan, menekankan urgensi pembayaran THR. Kata dia, sesuai dengan undang-undang H-7 suka tidak suka pelaku usaha harus membayar THR.

Mereka juga mengancam untuk mengambil langkah serius jika tuntutan mereka tidak diindahkan oleh direksi perusahaan.

“Kalau tuntutan tidak terlaksana maka kami akan layangkan surat ke seluruh instansi,” tegasnya.

Selain itu, para karyawan juga berencana untuk melakukan boikot aktivitas perusahaan.

“Kami sudah sepakat apabila tidak dibayar hingga waktu yang telah ditentukan, mulai besok kami akan stop semua aktivitas dan memaksa direksi Mitra Ogan dan RMI untuk segera mengabulkan tuntutan kami,” timpal salah satu karyawan lainnya.

Saat dikonfirmasi , Manajer PTP Mitra Ogan, Widiyatmono, membenarkan adanya aksi tersebut.

“Benar, sekarang seluruh karyawan kumpul di depan PKS menuntut tunggakan gaji 3 bulan dan THR,” ujarnya.

Namun, saat ditanya tentang penyebab keterlambatan tersebut, dirinya enggan untuk memberikan komentar lebih lanjut. (Redaksi)