ZMedia Purwodadi

Honor Belum Cair, Tenaga Kehormatan Pelipat Kertas Pemilu Kabupaten Lahat Ungkapkan Kekecewaan

Daftar Isi

Lahat, Lubai Aktual – Para tenaga kehormatan yang menjalankan tugas sebagai pelipat kertas pemilu untuk KPU Kabupaten Lahat mengekspresikan kekecewaan mereka, Selasa (16/01/2024).

Honor yang seharusnya cair setelah menyelesaikan tugas melipat kertas masih tertunda hingga hari ke-3 (H+3) setelah pelipatan kertas pemilu.

Meskipun telah berdedikasi untuk memastikan kelancaran proses pemilu, para pelipat kertas merasa diabaikan tanpa mendapatkan pengakuan yang pantas atas kontribusi mereka. Beberapa di antara mereka mengungkapkan bahwa situasi ini menimbulkan ketidakpastian finansial di tengah kondisi ekonomi yang sedang sulit.

Seorang perwakilan dari tenaga kehormatan yang enggan disebutkan namanya menyampaikan perasaannya, “Kami telah bekerja keras untuk menyelesaikan melipat kertas suara tepat waktu agar suksesnya pemilu, namun sangat disayangkan, hingga saat ini honor kami belum juga dicairkan,” ungkapnya dengan nada kecewa.

KASUBBAG Keuangan Umum dan Logistik KPU Kab. Lahat Prayudi Irawan, S.T., M.T, memberikan tanggapan resmi terkait keluhan ini.

Ketika ditemui puluhan tenaga kehormatan pelipat kertas, Prayudi menyatakan bahwa penyebab belum keluar nya honor dikarenakan belum selesainya perhitungan kertas yang sudah dilipat sesuai dengan perhitungan ketua kelompok masing-masing, belum lagi proses perpindahan uang dari KPPN ke Bank yang tinggal menunggu persetujuan saja.

Sementara itu, para tenaga kehormatan berharap agar pihak berwenang segera menanggapi dan memastikan honor yang seharusnya diterima segera dicairkan, meskipun tidak ada kesepakatan pasti berapa honor yang akan mereka terima.

Kecewa yang dirasakan oleh tenaga kehormatan pelipat kertas pemilu ini menjadi sorotan, menciptakan tekanan pada pihak yang bertanggung jawab untuk memastikan kesejahteraan mereka.

Situasi ini juga menimbulkan pertanyaan tentang pentingnya pengakuan dan penghargaan terhadap peran vital tenaga kehormatan pelipat kertas dalam proses demokrasi. (Red)