ZMedia Purwodadi

Kecelakaan Tragis Ambulance Vs Mobil Tangki BBM di Gelumbang Merenggut Tiga Nyawa

Daftar Isi

Muara Enim, Lubai Aktual – Sebuah insiden maut terjadi di Jalan Raya Lintas Sumatera, Desa Segayam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Selasa (05/09/2023) sekitar pukul 18.00 WIB.

Kecelakaan ini melibatkan sebuah mobil tangki BBM dengan plat BG 8639 NL, yang merupakan milik PT Putra Salsabila, yang diduga tidak fokus dalam berkendara.

Mobil tersebut bertabrakan dengan Ambulance milik Pemerintah Desa (Pemdes) Prambatan, Kecamatan ABAB, Kabupaten PALI, dengan nomor polisi BG 9072 PZ, yang saat itu sedang membawa jenazah.

Pengemudi mobil tangki, Muhammad Rifky (27), warga Kota Palembang, mengalami patah kaki sebelah kiri, sedangkan penumpangnya, Ansori (32) dari Kabupaten Ogan Ilir, selamat dari luka-luka.

Ambulance yang dikemudikan Mahmudin (40) warga Desa Prambatan membawa jenazah atas nama Ahmad (60) warga Desa Batu Tugu. Didalam ambulance juga terdapat Yasir (60) warga Desa Batu Tugu dan Darus (40) warga desa Prambatan. Sayangnya, ketiganya juga meninggal dunia dalam kecelakaan ini dan dibawa ke Puskemas Gelumbang.

Mobil ambulance desa Prambatan tersebut dalam perjalanan menuju rumah duka di PALI, setelah menjemput jenazah di Desa Segayam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim. Namun, sebelum tiba di PALI, ambulance tersebut mengalami kecelakaan yang fatal.


Menurut Kapolres Muara Enim, AKBP Adi Supriadi, S.H., S.I.K., M.H., bersama dengan Kasatlantas AKP Suwandi, S.H., M.Si., insiden tragis ini terjadi ketika mobil tangki BBM kosong yang dikemudikan oleh Muhammad Rifky Putra, melaju dari arah Prabumulih menuju Palembang.

Mobil tangki ini diduga melaju dengan kecepatan tinggi karena mencoba mendahului kendaraan di depannya, yang belum diketahui identitasnya. Namun, dari arah berlawanan datang mobil ambulance dari arah Palembang.

Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari, mengakibatkan kerusakan parah pada kedua kendaraan, terutama pada bagian depan.

Kapolres melanjutkan bahwa pihak berwenang telah mengamankan kedua kendaraan tersebut sebagai barang bukti.

Upaya juga telah dilakukan untuk menghubungi keluarga para korban dan berkoordinasi dengan Jasa Raharja untuk memberikan santunan kecelakaan bagi para korban. Total kerugian diperkirakan mencapai sekitar 50 juta Rupiah.

Saat di konfirmasi, kepala UPTD Puskesmas Gelumbang, Fitri Sujariyah, S.ST., M.Kes., membenarkan adanya beberapa jenazah korban kecelakaan yang dibawa ke Puskesmas Gelumbang. Proses visum telah dilakukan terhadap para korban yang mengalami tragedi ini. (Tim)